Selain Jaminan BPKB Mobil, Ini 4 Jaminan yang Bisa Anda Gunakan

Selain Jaminan BPKB Mobil, Ini 4 Jaminan yang Bisa Anda Gunakan

Ketika membutuhkan dana cepat dan mendesak, kerap kali kita menggunakan BPKB mobil sebagai jaminannya. Alasannya tak lain karena kemudahan proses dan hampir setiap orang memiliki BPKB mobil. Ditambah lagi waktu pencairan dana tunai yang terhitung cepat. Sehingga tidak heran lembaga seperti bank dan pegadaian menawarkan produk ini. Namun, ternyata ada beberapa jaminan selain menggunakan BPKB mobil untuk mendapatkan dana tunai.

Karena dana tunai yang didapat dari BPKB mobil tidak sepenuhnya bisa menutup kebutuhan Anda. Biasanya pinjaman dana yang diberikan pihak peminjam dengan jaminan BPKB mobil maksimal sebesar 80% dari nilai jaminan. Apalagi bila Anda membutuhkan dana tunai dengan jumlah banyak, maka BPKB mobil bukanlah satu-satunya solusi tepat atas masalah Anda.

Tak perlu khawatir, karena ada beberapa alternatif jaminan lainnya yang bisa digunakan. Bahkan Anda bisa mendapatkan dana lebih dari beberapa alternatif tersebut dibanding menggunakan jaminan BKPB mobil. Berikut 4 jaminan alternatif yang bisa digunakan:

Sertifikat Tanah

Banyak orang menggunakan sertifikat tanah sebagai jaminan gadai untuk mengganti BPKB mobil. Hal ini lantaran sertifikat rumah memiliki nilai yang tinggi dan cenderung stabil dipasaran. Anda bisa menggadaikan sertifikat tanah yang dimiliki ke lembaga penyedia pinjaman terdekat dengan tempat tinggal. Satu hal yang perlu diingat, bahwa dana yang Anda dapatkan itu bergantung dari taksiran nilai dari tanah yang dimiliki. Taksiran nilai yang dipatok oleh tiap pihak penjamin pun berbeda. Biasanya mereka memiliki parameter tersendiri nilai dari suatu tanah.

Aset Bisnis

Selanjutnya jaminan yang bisa digunakan adalah aset bisnis. Jaminan ini biasanya diajukan oleh para pebisnis besar untuk mendapatkan dana tunai dalam jumlah yang banyak. Apalagi bila Anda memiliki usaha dibidang industri. Biasanya alat-alat produksi seperti mesin yang dimiliki juga bisa Anda gunakan sebagai jaminan. Sebelum memberi jaminan, pihak penjamin akan memeriksa terlebih dahulu alat-alat produksi yang Anda miliki. Apakah alat-alat tersebut masih bisa dikatakan layak untuk dijadikan jaminan atau tidak. Hal tersebut dilakukan sebagai pertimbangan dalam memberikan seberapa banyak nominal pada peminjam dana. Jadi, sebelum Anda ingin menyerahkan aset bisnis sebagai jaminan ada baiknya untuk mengecek terlebih dahulu segala peralatan produksi yang dimiliki. Jangan sampai pengajuan jaminan ditolak hanya karena mesin produksi yang dimiliki sudah tidak layak.

Aset Bangunan

Selain aset bisnis yang bisa dijadikan jaminan, Anda juga bisa mengajukan aset bangunan seperti rumah tinggal atau properti lainnya yang dimiliki. Selama memiliki surat surat yang lengkap berupa sertifikat tanah, surat izin mendirikan bangunan (IMB), surat pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB). Hampir serupa dengan jaminan sertifikat tanah, patokan nilai jaminan aset bangunan ini biasanya ditaksir dengan jumlah yang besar. Sehingga pinjaman dana yang diberikan bisa Anda gunakan dalamĀ  jangka waktu lama pula.

Sertifikat Saham

Sertifikat saham yang dimiliki juga bisa Anda gunakan sebagai jaminan. Karena nilai yang dimiliki sertifikat saham tidak jauh berbeda dengan jaminan BPKB mobil. Apalagi bila Anda memiliki banyak saham. Anda bisa mengajukan sertifikat ini ke beberapa lembaga penjamin yang menyediakan fasilitas pinjaman dengan menggunakan sertifikat saham. Sebelum mengajukan, hal pertama yang harus dilakukan ialah memastikan apakah saham yang dimiliki masih aktif atau tidak di bursa saham.

Selain dari 4 jaminan yang telah disebutkan, Anda juga bisa mencari informasi lainnya seputar jaminan apa saja yang bisa digunakan untuk mendapatkan pinjaman dana. Salah satu situs yang menyediakan informasi lengkap mengenai cara mendapatkan pinjaman dana dengan jaminan BPKB mobil ataupun jaminan lainnya juga bisa Anda dapatkan melalui https://www.cekaja.com/info/mau-gadai-bpkb-mobil-sebagai-jaminan-cek-syaratnya-dulu/. Di CekAja.com, Anda bisa mendapatkan informasi lainnya mengenai finansial. Jadi, tunggu apa lagi?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *